Wejangan ayah

Standar

Boink yang akan pergi merantau berpamitan pada ayahnya. Ayahnya memberi wejangan,

“Pergilah nak. Kamu harus pintar-pintar di tanah orang. Bergaulah dengan siapaun agar banyak sahabat.”

“Bagaimana resepnya, Ayah.”

“Ya, misalnya begini. Jika kamu bertemu dengan tukang tahu, bicarakan soal tahu. Jika bertemu dengan tukang lontong, bicarakanlah tentang lontong. Dan jika bertemu tukang sayur, bicarakan juga sayur. Demikian juga dengan tukang kerupuk.”

“JIka bertemu dengan semuanya gimana, Ayah?”

“Bicarakan saja soal gado-gado.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s