deritaku

Standar

Kutertatih menapaki bumi

Meraba-raba apa yang aku cari

Aku tak tahu kemana harus pergi

Hanya hitam yang selalu membayangi

Dalam keramaian aku merasa sepi

Dalam kebisingan hati terasa sunyi

Tak ada seorang pun peduli

Kemana langkah kaki akan beranjak pergi

Setiap detik kumendengar jeritan suara hati

Seakan-akan dia merintih

Seelok apakah warna pelangi

Seindah apakah gunung yang sering didaki

Sebening apakah bulan dan bintang yang selalu menerangi

Seagung apakah mentari yang menghangatkan bumi

Oh… Inikah deritaku

Menjadi seorang tunanetra

Yang tak bisa berbuat apa-apa

At : 21.48
On : Rabu, 12102011
By : Vrd Kwacu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s